Ya, memang biasa sendiri aku berkerja karena aku masih bisa menghandle-nya yang mungkin orang yang tak biasa melakukan pekerjaan yang aku lakukan ini mungkin agak kewalahan. Aku biasa saja.
Ini seperti pedagang makanan di Jepang yang disebut "Yatai" atau One Man Operation tapi bedanya aku dii Rumah Makan (agak lumayan dan tidak repot bongkar pasang lapak) dan mereka pedagang kaki lima, sebenarnya aku salut dengan mereka, bangun pagi-pagi sebelum matahari terbit sudah pergi kepasar, sebelum buka warung mereka menyiapkan dan memasak untuk menjual nantinya ketika di lapak.
Ketika sampai dilapak mereka menyusun rangka-rangka gerobak, menyusun kompor, memasang tenda, memasak air, menyusun makanan yang sudah dipersiapkan dari rumah, menyusun piring-piring dan gelas-gelas, menyusun bangku dan meja, memasang tenda, memasang spanduk atau papan nama. Pokoknya abstrak dan membuat otak kita yang tak terbiasa terasa penuh dan mumet bagi orang biasa atau orang awam di bidang itu
Sebagian orang yang bergelut dibidang itu adalah sesuatu yang menantang. Ada rasa senang, bahagia, capek, sumpek, stres, stres ketika capek., stres ketika melayani orang banyak ketika banyak pelanggan di jam-jam ramai. Rasa itu campur aduk menjadi satu kesatuan yang membuat diri kita utuh menjadu manusia utuh sepenuhnya. Ada kenikmatan dan makna dibalik itu semua.
Kita tak tahu terang jika tak pernah berada dalam kegelapan, kita tak tau apa itu rasa manis, asam, pahit, asin kalau tak pernah merasa hambar, kita tak akan pernah merasa bahagia dan suka cita jika kita tak pernah merasa hampa, kosong, datar, sakit atau rapuh dalam keterpurukan di hidup ini.
Apapun itu, suka duka dan suka cita adalah bagian dari hidup yang keberadaannya berdampingan dan tak terpisahkan dalam hidup, jika kita mau menerimanya apapun bentuknya rasa dalam hidup ia akan memiliki makna yang mendalam bagi kehidupan kita.
Di malam yang terlihat dingin di jalan yang sunyi tampak tenda pedagang kaki lima Jepang basah ditempa rintik hujan yang telah usai mengguyur willayah itu, tampak dari luar terlihat sunyi karena lapak pedagang makanan tertutup terpal bening yang tampak terlihat silver yang menjadikan aktifitas didalan tak terlihat dari luar, ternyata pas sang youtuber mencoba masuk dan membuka tirai penutup itu ternyata didalam itu begitu ramai pelanggan yang mennyantap makanan dan koki yang sibuk membuat makanan.
Setelah selesai membuatkan makanan kepada pelanggannya, ia berdiri di pojok dapur sementara para pelanggan sedang sibuk melahap makanan di booth, dan "Yatai" itu berkata di depan kameranya seorang youtuber "pakai celemek itu keren ! " Sambil tersenyum didepan kamera.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar