Sabtu, 08 April 2023

Kebakaran

Malam itu begitu cerah, tidak terlalu dingin atau malam yang gerah. Waktu telah menunjukan waktu jam sepuluh malam, waktunya beres- beres warung. Dari kejauhan terdengar suara sirine di pertigaan jalan, suaranya agak jauh entah itu sirine mobil Ambulan atau mobil polisi atau mungkin Pemadam kebakaran. Pertigaan jalan itu jaraknya sekitar seratus meter lebih arah Barat Daya dari warungku yang menghadap Barat. 

Selagi beres-beres, satu mobil PMK lewat didepan warung. Oh, tak menduga lagi, ada kebakaran, entah dimana. Orang yang ada didalam rumah pada keluar semua ingin melihat dimana sumber api itu berada. Tiba-tiba, di teras warung dikursi kayu yang panjang Ami yang sedang duduk menyodorkan gawainya yang sedang memutar video hasil dari searching internet. "Mobil terbakar!" seru Ami dengan bangganya  pada dirinya sendiri sambil terkekeh-kekeh menirukan tertawanya kakek-kakek.

Udah selesai beres-beres warung, sekarang tinggal membuang sampah. Selagi menyiapkan motor untuk mengangkut sampah, Ami masih tetap duduk diposisi semula sambil memainkan hapenya. " Ikut kah mi ! " lanjutku sambil menunggangi motor NMax. " ikut ! " sahut ami dengan santainya sambil pelan-pelan berdiri sambil melototi hape ditangannya seperti ada sesuatu yang memakunya. "kalau gitu tolong dong ambilin sampah yang disebelah kompor dong" kataku lagi.
lalu Ami menanggapinya dengan santai.

"Wewewew!" Mobil pemadam kebakaran masih lewat aja? dengan suara yang mulai terasa nyaring di sepanjang jalanan yang  mulai agak terasa lengang dari kendaraan yang lalu lalang. Dari sekian banyaknya kebakaran kali ini tak begitu banyak mobil PMK yang berseliweran dijalanan saat kebakaran dan warga yang tergesa-gesa mengendarai kendaraannya yang biasanya ada yang jauh dari lokasi kebakaran yang mengetahui kalau rumahnya berada tepat kejadiap atau Kerabat atau Handai tolan yang berada di tempat tersebut.

"Ayo, kita kemon!"  ujar Ami sambil menirukan gaya  "kasino". Seperti malam-malam sebelumnya di malam bulan Ramadhan ini, sesudah tutup warung kami biasanya melakukan  jalan-jalan santai seperti waktu aku lakukan sendirian pada saat jalan-jalan di pagi hari, karena bulan puasa ganti jadwal menjadi malam.

Selagi berjalan sekitar jarak dua ratus meter dari kejauhan pertigaan jalan Jl. Pangeran Diponegoro kilatan lampu strobo  sedikit menyilaukan mataku, udah pasti ini ada lah lampu strobo mobil Pemadam Kebakaran, aku mengira lokasi kebakarannya tepat di sana ternyata masih lima ratus meter lebih lagi ke arah kiri ke Jalan Pangeran Diponegoro , kalau tak salah tempat kejadian di Jl. Sulawesi di tikungan pertama dari arah Hotel Bumi Senyiur Permai, maklum kejadiannya di malam hari jadi agak lupa. 

Memang kebakaran ini tak seramai kebakaran pada umumnya orang-orang yang  begitu padatnya memenuhi ruang jalan kini tak sedemikian keadaannya, 

Belum sampai ditempat kejadian darj jarak kurang lebih se

limaratus meter tercium bau bensin dari sebuah mobil yang terbakar, baunya bertebaran dimana-mana dan sepanjang jalan, basah dan sedikit becek basahnya tak biasa, genangan air membanjiri jalan disekitar lokasi kejadian tetapi ada yang lain, basah dan tampak berbusa, dengar dari obrolan warga sekitar, agar efek bensin yang mudah terbakar akan berkurang dampaknya, baiknya disemprot dengan campuran air dan sabun.

Mobil itu terparkir di pinggir jalan pas depan ruko si pemilik mobil, keadaanya sudah melegam dan lembab dan juga pekat akibat tercampurnya air semprotan dan agak berbusa, kondisinya sangat memprihatinkan untunglah tidak ada korban jiwa. Dilihat dari kondisi mobil tersebut kerugian material mencapai sekitar kurang lebih dua ratus juta rupiah dikarenakan mobil itu bermerek kijang Inova, tak diketahui info tipe mobil  dan tahun berapa dikarenakan kondisinya sangat tidak meyakinkan dan juga aku gak kepo.

Selang beberapa waktu setelah Ami jepret sana sini dengan kamera hape. "yuk Mi kita pulang !" kata ku sambil masih memperhatikan sekitar kejadian, kami pulang tidak kembali ke jalan yang kami lalui tetapi kearah kesana lagi  memutar menuju ke pasar citra niaga tetapi tidak sampai kesana karena malam sudah hampir larut waktu menunjukan jam 23:30 kami lewat ke Jalan Panglima Batur.

Cukup sekian dan terimakasih :)

 


































Kamis, 06 April 2023

Piala dunia U-20

Udah beberapa hari ini aku tak membuka smartphone tak seperti biasanya, biasanya memang jarang memainkan smartphone, ini lebih parah lagi. Dari bangun pagi hingga sampai bangun pagi kembali nggak membuka smartphone sama sekali, tak video-an atau medsos-an, youtube-an dan facebook-an apalagi yang ini instagrama-an juga tiktok-an masih belum doyan-doyan juga sampai sekarang. Kadang whatshap-pun bisa lama dibiarkan berhari-hari.

Memang saya tak doyan apa yang sudah saya sebutkan diatas. Tapi kegemaranku dulu di dalam dunia per-internetan  adalah saya sempat sedikit adict pada Game Online. Tapi sekarang tidak lagi alias gak tertarik lagi, Itulah alasan saya mengapa saya tak pernah membuka smartphone lagi. Ya, bisa dikatan jarang memainkannya. 

Ketertarikan saya pada Gadget adalah hanya memainkan permainan online / game online tapi sekarang tidak lagi selebihnya dari itu saya tidak tertarik pada yang lain.

Untuk update informasi digital aku lebih ke berita televisi ketimbang internet. Ya, mungkin agak jadul tapi aku merasa nyaman, karna info dinternet kalau tak pandai memilah informasi kita bisa termakan  hoax, ketimbang televisi, saya rasa info ditelevisi lebih ringan dan stabil dan tak ribet harus mencari-cari lagi seperti diinternet, kita hanya duduk manis mengikuti chanelnya saja.

Biasa dibulan Ramadan warung buka jam 13:00 sembari buka warung langsung menyalakan Televisi. Di berita televisi sedang hangat-hangatnya meberitakan tentang piala dunia U-20 masalah Indonesia batal menjadi tuan rumah dikarenakan adanya penolakan kepada Timnas Israel ikut berlaga di Bali

Indonesia batal menjadi tuan rumah piala dunia U-20 setelah ada beberapa kepala daerah menolak kehadiran Timnas Israel U-20.

Saat ini FiFA mencari alternatif pengganti indonesia. Kabarnya status tuan rumah akan digantikan kepada Argentina.

Untungnya aku gak begitu suka bola, jadi biasa aja.